Nsa Pernah Menyerang 50 Ribu Komputer

Kasus pengintaian yang dilakukan oleh intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA), dibongkar satu persatu oleh sang agen, Edward Snowden. Kali ini terungkap, salah satu praktiknya ialah menyerang 50 ribu komputer dengan cara menyebarkan virus malware.

Meja Komputer Hologram

Seperti halnya Microsoft Surface, teknologi terbaru untuk masa depan lainnya, sebuah meja interaktif, EXOdesk, memungkinkan Anda untuk melakukan semua aktivitas pada virtual space.

Persembahan Teknologi Terbaru dari Yamaha di Tahun 2015

Blue Core merupakan jawaban terbaik dari Yamaha bagi para pengguna motor yang membutuhkan sepeda motor yang lebih irit bahan bakarnya.

20 Best Films released in 2015

Salah Satunya adalah Film ini, adapun tokoh utama Jennifer Lawrence dan Josh Hutcherson yang sudah dikontrak resmi untuk memainkan dua tokoh utama, Katniss Everdeen dan Peeta Mellark, sampai film terakhir. “The Hunger Games: Mockingjay (Part 2)” Dirilis 20 November 2015

howard university know

Create Some Magic **http://theuniofhog.proboards.com/

Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Friday, December 5, 2014

Golkar Pecah, Koalisi Prabowo Klaim Masih Solid

Partai Gerindra yakin perpecahan di tubuh Partai Golkar saat ini belum akan menggoyahkan kesolidan Koalisi Prabowo. 

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Sujono Djojohadikusumo akan memberikan perhatian terhadap kisruh di tubuh Golkar, misalnya dalam bentuk nasehat. Namun, ia memastikan perhatian itu bukan untuk mengintervensi urusan internal partai berlambang beringin tersebut.

“Pak Prabowo memberikan perhatian ke semua partai. Bahkan ke PDIP juga atau ke PPP juga ke Hanura. Pak Prabowo kan beberapa kali bertemu dengan Pak Wiranto Ketua Umum Partai Hanura. Hanya kalian tidak beritakan, kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hasyim Djojohadikusumo di gedung DPR," jelas Hashim.

Hashim menambahkan, intervensi justru ditunjukkan pemerintah lewat imbauan Menko Polhukan Tedjo Adhi Purdijatno. Yakni agar kepolisian tak mengizinkan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar di Bali pada 30 November.

Perpecahan Golkar salah satunya disebabkan perbedaan dalam menentukan waktu digelarnya Munas. DPP Partai Golkar yang dipimpin Abu Rizal Bakrie ingin agar Munas digelar lebih cepat yakni 30 November 2015. Calon Ketua Umum lainnya ingin Munas digelar pada Januari 2015 supaya persiapan bisa lebih matang. 

Editor     : Pebriansyah Ariefana
Sumber : portalkbr

Sunday, November 23, 2014

Mengenal Presiden Indonesia Sekarang

Joko Widodo 

Sumber* Wikipedia.


Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo dan merupakan anak sulung dan putra satu-satunya dari empat bersaudara. Ia memiliki tiga orang adik perempuan bernama Iit Sriyantini, Ida Yati dan Titik Relawati. Sebelum berganti nama, Joko Widodo memiliki nama kecil Mulyono.Ayahnya berasal dari Karanganyar, sementara kakek dan neneknya berasal dari sebuah desa di Boyolali. Pendidikannya diawali dengan masuk SD Negeri 111 Tirtoyoso yang dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah.
Dengan kesulitan hidup yang dialami, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan sehari-hari. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai bekerja sebagai penggergaji di umur 12 tahun. Jokowi kecil telah mengalami penggusuran rumah sebanyak tiga kali. Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil memengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Wali Kota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga.
Setelah lulus SD, ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta. Ketika ia lulus SMP, ia sempat ingin masuk ke SMA Negeri 1 Surakarta, namun gagal sehingga pada akhirnya ia masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta.
Jokowi menikah dengan Iriana di Solo, tanggal 24 Desember 1986, dan memiliki 3 orang anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka (1988), Kahiyang Ayu (1991), dan Kaesang Pangarep (1995).

Gaya kepemimpinan

Jokowi dikenal akan gaya kepemimpinannya yang pragmatis dan membumi. Ia seringkali melakukan "blusukan" atau turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan yang ada dan mencari solusi yang tepat. "Blusukan" juga dilakukan untuk menemui langsung warga dan mendengar keluh kesah mereka. Gaya yang unik ini dijuluki The New York Times sebagai "demokrasi jalanan". Jokowi juga dianggap unik dari pemimpin lainnya karena tidak sungkan untuk bertanya langsung kepada warga dan mendekati mereka bila akan melancarkan suatu program. Namun, gaya ini juga menuai kritik. Misalnya, ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman menyatakan bahwa "blusukan" hanya menghabiskan waktu dan energi, sementara yang dibutuhkan adalah kebijakan langsung dan bukan sekadar interaksi. Anies Baswedan juga menilai "blusukan" merupakan pencitraan belaka tanpa memberikan solusi.
Selain "blusukan", kepemimpinan Jokowi juga dikenal akan transparansinya. Misalnya, Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama sama-sama mengumumkan jumlah gaji bulanan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada umum. Ia juga memulai sejumlah program yang terkait dengan transparansi seperti online tax, e-budgeting, e-purchasing, dan cash management system. Selain itu, semua rapat dan kegiatan yang dihadiri oleh Jokowi dan Basuki direkam dan diunggah ke akun "Pemprov DKI" di YouTube.

Gaya kampanye

Gaya berkampanye Jokowi untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta menekankan pendekatan langsung kepada masyarakat dengan mendatangi mereka langsung daripada mengumpulkan orang di lapangan. Jokowi mengklaim bahwa ia menghindari pemasangan spanduk, poster, stiker, dan baliho di taman kota atau jalan karena menurutnya dapat mengotori kota, sehingga ia secara langsung mencopot spanduk di depan bioskop Megaria, Jalan Diponegoro. Selama kampanye pilkada Jakarta, Jokowi juga dikenal akan baju kotak-kotaknya, yang menurutnya dibeli satu jam sebelum berangkat ke Komisi Pemilihan Umum Daerah dan dikatakan mewakili "warna-warni Jakarta yang harus diakomodasi".
Salah satu kekuatan Jokowi dalam berkampanye adalah penggunaan media sosial. Selama kampanye pilkada Jakarta, ia meluncurkan Jasmev atau Jokowi Ahok Social Media Volunteer, yang merupakan jaringan antar kelompok sukarelawan tanpa bayaran.Selain itu, Jokowi juga membentuk media center dan mampu memanfaatkan Youtube sebagai wadah kampanye baru. Pihak Fauzi Bowo sendiri mengakui keunggulan Jokowi di kanal ini.
Berdasarkan hasil audit Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta pada Agustus 2012, pemasukkan dana kampanye pasangan Jokowi-Basuki tercatat sebesar Rp 16,31 miliar, sementara pengeluarannya mencapai Rp 16,09 miliar. Sebagian besar dana dialokasikan untuk spanduk, alat peraga, dan bahan kampanye, dengan biaya penyebaran bahan kampanye sebesar Rp 4,2 miliar, alat peraga sebesar Rp 2,6 miliar, dan rapat umum sebesar Rp 2,1 miliar.  Biaya iklan cetak sendiri tercatat sebesar Rp 729 juta, sementara biaya iklan radio mencapai Rp 516 juta. Jokowi mengklaim bahwa sebagian besar dana digunakan untuk kampanye "murah" dengan sasaran rakyat kecil. Sebagai perbandingan, pengeluaran kampanye Fauzi Bowo tercatat sebesar Rp 62,57 miliar, sementara pemasukkan dana kampanyenya mencapai Rp 62,63 miliar.

Salam Dua Jari

Lagu kampanye pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat perhatian media internasional. Dua wartawan asal Indonesia, Eveline Danubrata dan Heru Asprihanto menulis artikel yang dipublikasikan Reuters. Artikel tentang lagu kampanye Jokowi-JK tersebut berjudul Give us jobs, not rock songs, say Indonesia's young voters.

Presiden Indonesia ke-7
Petahanan
Mulai menjabat
20 Oktober 2014
Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla
Didahului oleh Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur DKI Jakarta ke-16
Masa jabatan
15 Oktober 2012 – 16 Oktober 2014
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Wakil Basuki Tjahaja Purnama
Didahului oleh Fauzi Bowo Fadjar Panjaitan (Pelaksana Tugas)
Digantikan oleh Basuki Tjahaja Purnama
Wali Kota Surakarta ke-16
Masa jabatan
28 Juli 2005 – 1 Oktober 2012
Penguasa monarki Pakubuwana XIII
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Mardiyanto
Ali Mufiz
Bibit Waluyo
Wakil F.X. Hadi Rudyatmo
Didahului oleh Slamet Suryanto
Digantikan oleh F.X. Hadi Rudyatmo
Informasi pribadi
Lahir 21 Juni 1961 (umur 53)
Bendera Indonesia Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
Kebangsaan  Indonesia
Partai politik PDIPLogo.png Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Suami/istri Iriana
Anak Gibran Rakabuming Raka[2]
Kahiyang Ayu[3]
Kaesang Pangarep[3]
Alma mater Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan Pengusaha
Agama Islam
Tanda tangan